Yudhi Mengukir Rezeki Dengan Pernak-pernik Ukiran

Seiring dengan berkembangnya kondisi perekonomian mendorong pertumbuhan perkantoran yang cukup pesat. Untuk mendukung kenyamanan dalam beraktivitas di perkantoran dibutuhkan berbagai produk pendukung, termasuk pernak-pernik yang diproduksi dari hasil karya home industry. Melihat besarnya peluang produk pernak-pernik untuk perkantoran ini, Michael Yudhi Tirto Sasono merintis usaha pernak-pernik kebutuhan kantor dengan nama Tirta Gallery sejak 6 tahun lalu tepatnya di tahun 2007.

Modal awal yang dikeluarkan Yudhi hanya sekitar Rp 1 juta yang dipakai untuk membeli bahan baku kayu mahoni, kayu pule dan kayu sengon Jawa, gergaji, alat ukir dan lainnya. Pernak-pernik yang dibuatnya memiliki ciri khas ukiran dengan kombinasi lukisan bermotif menggunakan cat berbahan dasar minyak. Pria kelahiran 14 Juni 1976 ini mengaku sudah memiliki keterampilan membuat produk ukiran yang dipelajarinya dari ayahnya.

Pernak-pernik kebutuhan kantor yang dibuat Yudhi bervariasi, tergantung pesanan dari perkantoran. Saat ini produk yang banyak dipesan kalangan perkantoran adalah tempat kartu nama, tempat pena dan hiasan-hiasan meja untuk mempercantik meja kantor. Seperti patung sepasang pengantin Loro Blonyo, miniatur gitar, mangkok batik, hiasan kura-kura kepala geleng. Ia juga membuat produk untuk souvenir seperti gantungan kunci serta patung. Harga jual produknya paling murah Rp 4 ribu dan paling mahal berupa patung yang harganya sampai Rp 17 juta.

Saat ini pernak-pernik produknya diminati perusahaan dan instansi pemerintah. Hingga saat ini pelanggan Yudhi diantaranya BI dan Bank BRI serta instansi pemerintah, diantaranya Pemda Jateng, Pemda Jabar, Pemda Jatim, Pemda Kalimantan, Pemda Sumatera hingga Pemda Papua serta kantor-kantor swasta lainnya.

Prospek usaha pernak-pernik perkantoran produksi rumahan ini dalam beberapa tahun ke depan masih akan sangat bagus karena saat ini peminat produk pernak-pernik perkantoran terutama dengan ciri khas ukiran semakin hari semakin bertambah. Mereka ingin menjaga kelestarian dari seni ukir Indonesia dan salah satu caranya dengan cara membeli produk seni ukir karya pelaku usaha Indonesia. Dalam sebulan Tirta Gallery milik Yudhi mampu menjual pernak-pernik kantor, souvenir dan pesanan patung dengan omset mencapai Rp 35 juta dan keuntungan bersih sekitar 25%.


Kata kunci mesin pencari:

cara membuat pernak pernik - peluang usaha ukiran kayu - gergaji ukir nama - bisnis ukiran kayu - Usaha ukiran kayu - bisnis ukiran - cara membuat pernak pernik dari kayu - usaha ukir nama - m yudhi tirto sasono - usaha pernak pernik rumah - pernak pernik pahatan kayu - usaha ukir - usaha ukiran nama - usaha ukir kayu - bisnis jual seni ukiran - prospek ukiran kayu - alat untuk ukir nama pernak pernik - ukiran nama dari bahan kayu pule - usaha pernak pernik dr kayu - bisnis kayu ukir -
loading...
Yudhi Mengukir Rezeki Dengan Pernak-pernik Ukiran | mamanmalmsteen | 4.5