Belmont Setiawan Tembus Pasar Ekspor Hingga London

Ketertarikan Belmont Setiawan terhadap seni mendorong pria lulusan Teknik Mesin, Universitas Trisakti ini untuk berkarya dengan menjalankan usaha berbasis produk peralatan rumah kreatif. Ia melihat kreativitas dan inovasi merupakan kunci utama kesuksesan dalam usaha untuk menciptakan suatu produk, termasuk produk peralatan rumah tangga.

Belmont menyadari bahwa produk peralatan rumah tangga berbahan tanah liat yang diolah menjadi berbagai produk keramik ini mengandalkan seni kerajinan tangan yang memerlukan teknik, kreasi dan imajinasi dalam pembuatannya. Tak heran jika produk kerajinan keramik mempunyai harga yang sangat tinggi, terlebih keramik yang telah berusia ratusan tahun. Hal ini semakin mendorong semangatnya untuk mengembangkan usaha ini.

Sebelumnya Belmont tidak memiliki kemampuan khusus dalam hal membuat produk peralatan rumah tangga dari keramik ini karena sebelumnya ia bekerja sebagai Asisten Manajer di PT Bayer. Namun ia nekat memberanikan diri keluar dari jabatannya yang cukup mapan di Bayer dan fokus menjalankan usaha ini didorong oleh kesukaannya terhadap seni serta hobi traveling. Untuk itu ia merekrut karyawan yang memiliki keterampilan membuat produk keramik. Karyawan itu bisa diambil dari lulusan peserta kursus membuat keramik.

Produk keramik kreasi Belmont lebih banyak merupakan produk peralatan rumah tangga, karena ia melihat produk peralatan rumah tangga tak hanya dibutuhkan oleh pemilik rumah atau apartemen saja, namun juga bisa dijadikan sebagai produk souvenir.

Modal awal yang dikeluarkan untuk merintis Pernakpernikku merupakan modal pinjaman dari rekannya sebesar Rp 150 juta yang digunakan untuk sewa tempat produksi, gaji karyawan selama 3 bulan sebanyak 12 orang, membeli alat dan bahan baku tanah liat serta bahan pelengkap lain. Lokasi produksinya terletak di Yogyakarta, tepatnya di Jalan Mintorogo No.396, Jalan Wates Km3, Bantul, Yogyakarta.

Belmont melihat prospek usaha ini sangat bagus. Ia pun optimis jika kreasinya membuat peralatan rumah tangga yang kreatif dari bahan keramik ini pasti banyak peminatnya, bukan hanya orang Indonesia namun juga turis mancanegara. Persaingan usaha ini menurut Belmont belum terlalu ketat karena belum banyak pelaku usaha yang membuat peralatan rumah tangga seperti dirinya.

Memang, siapa sangka produk peralatan rumah tangga dari bahan murah tanah liat mampu menghasilkan omset hingga ratusan juta rupiah hanya dengan sentuhan kreativitas. Hal itu telah dirasakan oleh Belmont Setiawan yang mendirikan usaha Pernakpernikku di tahun 2006. Kini ia mampu meraup omset hingga Rp 200 juta per bulan dari kreasinya membuat produk peralatan rumah tangga yang tampil etnik khas Indonesia.


Kata kunci mesin pencari:

belmont setiawan - bisnis di london - kreasi tanah liat alat rumah tangga -
loading...
Belmont Setiawan Tembus Pasar Ekspor Hingga London | mamanmalmsteen | 4.5