Brodo Gentlemen Footwear

Tak salah memang kota kembang Bandung disebut-sebut sebagai kota paling fashionable se-Indonesia. Dan tak salah pula kebanyakan anak-anak muda memilih kota ini untuk meneruskan jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Sejuk, nyaman, pemandangan alam yang masih asri dibandingkan Ibukota Jakarta membuat Bandung dipadati oleh para pendatang. Dari kota ini juga lahirlah kreasi-kreasi baru di Industri fashion, salah satunya di segmen footwear. Adalah dua orang sarjana teknik ITB, Yukka Harlanda (Teknik Sipil) bersama Putera Dwi Karunia (Teknik Kelautan) yang kemudian melahirkan start-up business yang luar biasa. Dari hobi keduanya yang sama-sama menyukai sepatu, mereka kemudian mengembangkan design sepatu khusus buat kaum adam dengan referensi yang mereka temukan di internet.

Dengan keahlian designnya, Yuka dan Putera kemudian mencari pengrajin sepatu yang ada di Bandung. Tak sulit untuk menemukan pengrajin sepatu, karena seperti yang kita tahu, kota parijs van java ini juga sangat terkenal dengan kualitas sepatunya. Siapa yang tak kenal dengan cibaduyut, sentra sepatu di kota surabi ini. Setelah menemukan pengrajin yang tepat, ternyata kedua anak muda ini suka dengan sepatu yang mereka design tersebut. Tahun 2010, disaat sedang menyelesaijan tugas akhir mereka, iseng-iseng berhadiah mereka kemudian mencoba menawarkan design sepatu tersebut melalui jejaring sosial. Hasilnya ternyata di luar dugaan, banyak anak-anak muda memesan sepatu ini. Akhirnya Brodo ditempelkan pada produk sepatu yang mereka hasilkan. Nama ini sama sekali tidak ada keterkaitannya dengan produk yang mereka hasilkan, dalam bahasa aslinya Italia, Brodo merupakan air kaldu. Mereka senang dengan sebutan Brodo.

Target market yang diusung Yukka dan Putera adalah kaum adam di rentang usia 19-28 tahun. Brand awareness Brodo lewat dunia maya menuai hasil yang signifikan. Permintaan melonjak, bahkan kalangan distro pun ikut menunjukkan ketertarikannya untuk memajang produk Brodo di gerai distro mereka. Tak hanya Bandung dan Jakarta, demam Brodo pun melanda Surabaya. Awal 2011 pun mereka berhasil memajang produk mereka di department store Plaza Indonesia. Suatu pencapaian yang luar biasa bagi usaha yang baru dirintis dengan kreativitas yang cemerlang.

Di tengah permintaan yang semakin melonjak, masalah dana kemudian mulai menjadi salah satu faktor yang sangat berpengaruh dengan produksi Brodo. Akhirnya, mereka kemudian mendapatkan suntikan dana dari Bank Mandiri dengan program kemitraan. Dengan dana tersebut mereka membeli bahan baku kulit serta menambah volume produksi dan stok barang. Kemitraan dengan Bank Mandiri sangat memberi keuntungan yang besar bagi pengembangan bisnis baru ini. Glen fredly dan Sandhy Sandoro ikut me-marketing-kan Brodo dengan luar biasa. Apalagi sebagai musisi papan atas, kiprah mereka selalu diperhatikan oleh berjuta pasang mata. Apalagi soal fashion mereka sendiri pun tak lepas dari perhatian. Kini Brodo semakin melapangkan usaha mereka, terbukti sudah ada investor dari Singapore yang tertarik berinvestasi dengan mereka. Saat ini Brodo bernaung di bawah payung badan usaha PT. Harlanda Putera Indonesia. Saat ini Brodo telah memiliki beragam jenis seperti signore, vintage, Fontana dana beragam jenis lainnya yang sudah melekat di hati para penggemarnya. Omzet Brodo pun kini terus melonjak, hingga mencapai ratusan juta tiap bulannya (bro.do)


Kata kunci mesin pencari:

sepatu brodo - brodo footwear - toko sepatu brodo di jakarta - brodo shoes - sepatu brodo bandung - brodo - BRODO GENTLEMEN - toko sepatu brodo di bandung - alamat toko sepatu brodo di bandung - brodo footwear bandung - alamat toko sepatu brodo - review sepatu brodo - brodo bandung - sepatu brodo footwear - brodo shoes bandung - alamat toko sepatu brodo di jakarta - toko sepatu brodo di surabaya - brodo surabaya - brodo bandung alamat - bro do -
loading...
Brodo Gentlemen Footwear | GOS | 4.5