Cara Memulai Bisnis Loket PPOB

Kehadiran internet menawarkan banyak kemudahan. Sinyal ini dimanfaatkan oleh sebagian besar orang sebagai sebuah peluang usaha/bisnis. Sekarang hadir sistem pembayaran dengan memanfaatkan fasilitas perbankan secara online atau yang lebih dikenal dengan PPOB (Payment Point Online Bank). Dengan sistem seperti ini masyarakat/pelanggan semakin mudah membayar tagihan listrik, dimana saja dan kapan saja.

Selain untuk pembayaran listrik, bisa juga untuk pembayaran tagihan Telkom, Speedy, pembelian pulsa, dan untuk membayar tagihan Wom Finance, Otomobil/motor, kartu kredit, remitance PLN prepaid, PLN Non Taglis, dan dalam tahap pengembangan akan hadir untuk pembayaran PBB.

Bila Anda tertarik ingin membuka usaha/bisnis PPOB, ada beberapa syarat dan ketentuan yang harus Anda penuhi. Untuk mendirikan Loket  PPOB dibutuhkan beberapa persyaratan :

  • Persyaratan Peralatan. Peralatan yang dibutuhkan antara lain : 1. Komputer (Bebas menggunakan tipe komputer apa saja, bisa juga menggunakan Laptop). 2. Printer (Bisa menggunakan printer dot matrix atau printer inject/tinta). 3. Koneksi internet (Untuk koneksi internet bisa menggunakan koneksi apa saja).
  • Persyaratan Administrasi. Persyaratan yang harus dipenuhi : 1. Foto Copy KTP dan Scan KTP. 2. Membayar biaya administrasi sebesar Rp 200.000 kepada bank yang akan menjadi mitra kerja yang digunakan untuk biaya pendaftaran/registrasi, program untuk transaksi dan spanduk.
  • Deposit. Deposit bebas tidak ada batas nominal dan tidak ada deposit yang mengendap sampai 0 limit.

Setelah semua persyaratan di atas dipenuhi, Anda tinggal menunggu 1 x 24 jam untuk aktivasi. Setelah proses aktivasi selesai, Anda akan menerima username dan password yang digunakan untuk transaksi.

Keuntungan minimal dari usaha loket PPOB adalah per transaksi yang dilakukan oleh loket tersebut, perincian :
Listrik/token                           : Rp    2.000
Telepon & Speedy                  : Rp    1.500
Leasing Motor/Oto, Wom  : Rp    5.000
Kartu Kredit                             : Rp   2.500
Transfer remittance              : Rp 10.000

Keuntungan akan diakumulasikan pada akhir bulan dan akan diberikan setiap tanggal 10 – 15.

Demikian sedikit penjelasan tentang cara membuka Usaha/Bisnis Loket PPOB. Selamat berkarya dan semoga sukses.


Kata kunci mesin pencari:

bisnis ppob - cara mendirikan ppob - cara membuka ppob - cara bisnis PPOB - cara membuka usaha ppob - cara buka ppob - cara membuka loket ppob - usaha ppob - cara buka usaha ppob - Analisa Usaha Ppob - cara memulai bisnis ppob - cara buka loket ppob - syarat usaha ppob - cara membuat loket ppob - cara kerja ppob - syarat mendirikan ppob - analisa bisnis ppob - analisa usaha loket ppob - tips bisnis ppob - syarat buka ppob -
loading...
Cara Memulai Bisnis Loket PPOB | mamanmalmsteen | 4.5