banner murah

pasang iklan murah

Cara Mengelola Koperasi Yang Sehat


koperasi indonesiaKoperasi Indonesia yang merupakan alat perjuangan ekonomi untuk mempertinggi kesejahteraan rakyat merupakan salah satu urat nadi perekonomian bangsa Indonesia. Ini berarti koperasi Indonesia mempunyai kedudukan yang sangat strategis yang menentukan perkembangan perekonomian rakyat Indonesia. Oleh karena itu seluruh rakyat Indonesia dituntut untuk terus-menerus berupaya atau berpartisipasi dalam mengembangkan koperasi.

Banyak faktor yang menentukan maju-mundurnya koperasi, namun salah satu faktor yang sangat menentukan adalah faktor pengelolaan dari koperasi itu sendiri. Jika pengelolaan koperasi dilakukan secara sehat, maka koperasi pun akan berkembang secara sehat pula. Pengelolaan koperasi yang sehat akan bisa dilaksanakan jika baik para pengelola maupun para anggota koperasi tersebut, memperhatikan atau berpegang pada tiga kriteria tingkat kesehatan yang satu sama lain tidak dapat dipisahkan. Sudah sehatkah koperasi yang Anda kelola? Yuk kita simak uraian berikut :

Organisasi Sehat

  • Adanya kesadaran sekurang-kurangnya pengertian pada anggota bahwa mereka memiliki koperasi dan bersedia ikut serta pada kegiatan-kegiatan koperasi.
  • Adanya kesadaran koperasi untuk hidup atas dasar anggaran dasarnya.
  • Ketiga alat perlengkapan koperasi, ialah rapat anggota, pengurus dan badan pemerintah dapat melaksanakan tugasnya dengan baik.
  • Bagian-bagian dalam koperasi bekerja normal dalam hubungan organik.
  • Adanya komunikasi yang lancar antara para pengurus, antara pengurus dengan anggota dan antara sesama anggota, yang tercermin pada administrasi dan managemen.

Usaha Sehat

  • Kegiatan usahanya dijalankan berdasarkan azas dan sendi koperasi.
  • Usahanya berjalan secara kontinyu, dan setiap akhir tahun buku terdapat sisa hasil usaha, setelah dipenuhi ketentuan-ketentuan yang seharusnya berlaku bagi setiap perusahaan.
  • Ikutsertanya anggota dalam koperasi diimbangi dengan jasa dari koperasi kepada anggota dan minimal  anggota tidak merasa kecewa terhadap jasa pelayanan yang diberikan oleh koperasi.
  • Dapat dicapai tingkat efisiensi sesuai dengan rencana untuk memperpendek jarak ekonomi antara produsen dengan konsumen (anggota koperasi).

Mental Sehat

  • Adanya kesadaran pada pengurus dan anggota akan tanggungjawab modal koperasi.
  • Tidak semata-mata berpikir secara kebendaan (materialistis) tetapi memperhatikan nilai-nilai kemanusiaan dan sosial di atas nilai-nilai kebendaan.
  • Kejujuran dan keadilan tercermin dalam kegiatan pengurus dan anggota koperasi.
  • Segala kegiatan koperasi dan kemanfaatan yang diperolehnya ditujukan untuk mempertinggi tingkat kesejahteraan anggota-anggota, materil dan spirituil.
  • Adanya program-program pendidikan (umum dan khusus) yang pelaksanaannya secara kontinyu.
  • Adanya tindakan-tindakan pendidikan kongkrit dalam pengabdian kepentingan umum, seperti ikut serta dalam pembangunan daerah kerja, kegiatan-kegiatan sosial, pendidikan masyarakat dan sebagainya.
  • Adanya kesadaran perlunya koperasi hidup atau prinsip swadaya  sesuai dengan doktrin swakerta bina raharja dan kesadaran tersebut nampak pada kegiaan-kegiatan koperasi.
  • Tidak mencari keuntungan yang tidak didasarkan pada prinsip-prinsip koperasi.

Demikianlah tips yang bisa saya sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga setelah membaca artikel ini, Anda sebagai pengelola atau insan koperasi jadi tergerak untuk menjadikan koperasi yang ada di lingkungan Anda menjadi koperasi yang sehat guna menghadapi tantangan dari jenis usaha lain yang sedang marak saat ini.


Kata kunci mesin pencari:

cara mengelola koperasi (139), pengelolaan koperasi (44), cara menjalankan koperasi (39), koperasi sehat (35), cara pengelolaan koperasi (34), cara mengelola koprasi (27), mengelola koperasi (24), kriteria koperasi sehat (22), ciri-ciri koperasi yang sehat (21), ciri koperasi yang sehat (18), 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

footer gelumbang