Daya Tarik Usaha Kredit Barang Rumah Tangga

daya tarik usaha kredit barang rumah tanggaBelakangan diperumahan sekitar kita temukan  suatu trend menarik. Bersliweran motor dengan box besar dibelakang  membawa berbagai barang kebutuhan rumah tangga. Mereka adalah penjaja usaha kredit barang rumah tangga.

Dalam sehari usaha kredit barang ini lalu lalang beberapa kali membawa berbagai perabot mulai dari panci, karpet, bantal busa hingga bahkan kompor dan rice cooker. Kadang banyak yang berseloroh mereka ini suami yang diusir istrinya hingga membawa perabot rumah tangganya .

Saya terusik ingin tau lebih jauh mengenai usaha kredit barang ini, kelihatannya sangat menarik. Untuk anda ketahui mereka menjual dagangannya dengan cara kredit atau angsuran, Pembeli bebas menentukan system pembayaran, bisa harian, mingguan bahkan bulanan. Mereka melakukan kesepakatan diawal yang kemudian menentukan diawal pula harga kredit yang harus pembeli bayar.

Ternyata mereka punya majikan, majikan inilah pemilik usaha kredit barang yang memiliki modal besar untuk melakukan belanja grosir atas perabot rumah tangga tadi. Kemudian mereka merekrut banyak karyawan penjualan yang kemudian bertugas menjajakan perabot tadi kepemukiman. Kendaraan motor disediakan sendiri oleh karyawan, hanya sang majikan memberi subsidi bensin untuk mereka berkeliling.

Sedari awal setiap barang sudah disepakati harga pokok dan harga cicilannya, termasuk hasil dengan para penjaja ini. Karena sumber pendapatan para penjaja usaha kredit barang ini berasal dari bagi hasil keuntungan penjualan. Mereka juga mendapat target penjualan alih alih karena mereka mendapat subsidi bensin tadi.

Apakah Usaha Kredit Barang ini menjanjikan?

Usaha  kredit barang ini tergolong menjanjikan keuntungan yang lumayan. Suatu kompor gas yang bila anda beli tunai di toko berharga sekitar Rp 185 rb, maka jika anda beli melalui usaha kredit barang ini anda akan mendapat harga Rp 300 rb dengan angsuran 5 bulan, asal anda tau majikan usaha kredit barang ini membeli kompor gas dengan harga dibawah Rp 185 rb, karena membeli secara grosir. Selisih Rp 115 rb ini masih termasuk bagian karyawan sebesar Rp 50 rb.

Angka keuntungan yang lumayan kan untuk jangka waktu 5 bulan modal sekitar Rp 170 rb bisa berkembang menjadi Rp 245 rb, keuntungan sekitar 45%. Angka ini memang belum bersih karena masih harus dikurangi biaya subsidi bensin, biaya belanja, biaya lainnya.

Sementara anda jangan takut dengan konsumennya, system pembayaran kredit jelas memberi daya tarik khusus bagi ibu rumah tangga yang memang menjadi target penjualan usaha kredit barang ini. Usaha ini hanya perlu focus pada daerah pemukiman seperti perumahan dan perkampungan penduduk. Bagaimana? Menarik bukan peluang usaha kredit barang ini?


Kata kunci mesin pencari:

usaha kredit barang - bisnis kredit barang - usaha kredit - cara bisnis kredit barang - USAHA KREDITAN - usaha kredit barang rumah tangga - cara usaha kredit barang - cara usaha kredit barang rumah tangga - bisnis kredit - bisnis kreditan - usaha kreditan barang - kredit barang - Peluang usaha kredit barang - kredit barang rumah tangga - bisnis kreditan barang - tips usaha kredit barang - cara kredit barang - bisnis kredit barang rumah tangga - kreditan barang - Cara bisnis kredit -
loading...
Daya Tarik Usaha Kredit Barang Rumah Tangga | LadyNoel | 4.5