Dikejar Agen Asuransi

Dalam satu minggu tak kurang dari 1 agen asuransi akan mengejar kita lewat pesawat telepon. Mengejar dalam artian berusaha menawarkan layanan asuransi bagi kalangan yang memang menjadi target perusahaan asuransi yang ada di Indonesia. Hal ini juga yang menjadi pengalaman penulis. Bahkan disaat-saat jam kerja sedang berlangsung, sang agen tetap dengan pendiriannya yang teguh menawarkan produk asuransinya.

Pasal 1 ayat 1 Undang-undang Nomor 2 Tahun 1992 Tentang Usaha Perasuransian menegaskan bahwa asuransi atau pertanggungan adalah perjanjian antara dua pihak atau lebih, dengan mana pihak penanggung mengikatkan diri kepada tertanggung, dengan menerima premi asuransi, untuk memberikan penggantian kepada tertanggung karena kerugian, kerusakan, atau kehilangan keuntungan yang diharapkan, atau tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang mungkin akan diderita tertanggung, yang timbul dari suatu peristiwa yang tidak pasti, atau untuk pembayaran yang didasarkan atas meninggal atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan.

Ada beragam jenis asuransi yang sudah tidak asing bagi beberapa orang, seperti asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi kerugian serta asuransi pendidikan. Pertumbuhan perusahaan asuransi di Indonesia sendiri menunjukkan angka yang sangat signifikan. Mereka mengungkapkan bahwa Indonesia adalah pasar yang masih sangat potensial untuk produk asuransi. Tak kurang 200 juta lebih warga negara Indonesia, akan tetapi penetrasi asuransi terhadap produk domestic bruto (PDB) di negeri ini masih tergolong sangat rendah, yaitu sekitar 1,7% jika dibandingkan dengan negara tetangga Malaysia dan Singapura yang angka penetrasinya di atas 4%. Bahkan akhir tahun lalu lembaga pemeringkat global Fitch Ratings pernah membuat proyeksi tentang prospek asuransi baik sektor jiwa maupun kerugian di Indonesia pada 2013. Saat itu Fitch memperkirakan industri nasional stabil dengan pendapatan premi yang berkelanjutan dan penguatan peraturan yang mendukung industri (Bisnis Indonesia/Bweekend 27 Januari 2013).

Beberapa perusahaan asuransi berlomba-lomba menawarkan produk asuransi yang dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas yang tidak hanya memberikan kenyamanan bagi para nasabahnya, tetapi juga memberikan nilai tambah investasi bagi masa depan mereka. Produk asuransi kini tidak hanya berupa jaminan pertanggungan saja, tetapi juga menjadi alat investasi. Tahun 2012 kemarin, Hachiko melakukan survey Net Promotor Score  dan Net Emotional Value terhadap 8 perusahaan asuransi yang tengah berkibar melebarkan sayapnya di pasar asuransi Indonesia, seperti Allianz, AIA, AXA Financial, Jiwasraya, Bumiputera, Prudential, SinarMas dan Manulife. Hasil survey tersebut menempatkan Prudential menempati peringkat pertama NPS. Presiden Direktur Prudential Life Insurance mengungkapkan 5 metodologi touch point dalam melayani pelanggannya, antara lain: dalam hal pendaftaran polis, pembayaran premi, perubahan data pelanggan, pada saat klaim dan dalam hal interaksi dengan pelanggan (SWA Magazine 6-19 Desember 2012).

Prudential Life Insurance berdiri sejak tahun 1995. PT ini merupakan bagian dari Prudential plc, group jasa keuangan yang berbasis di London, Inggris, yang memiliki pengalaman lebih dari 160 tahun. Data per tanggal 30 September 2012 Prudential Indonesia memiliki kantor pusat di Jakarta dengan 6 kantor pemasaran di Medan, Surabaya, Bandung, Denpasar, Batam dan Semarang dan 280 kantor keagenan (termasuk di Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung, Yogyakarta, Batam dan Bali). Prudential Indonesia memiliki lebih dari 140.000 jaringan tenaga pemasaran berlisensi yang melayani lebih dari 1,6 juta nasabah (http://www.prudential.co.id).

 


Kata kunci mesin pencari:

kekurangan asuransi jiwasraya - kerugian menjadi agen asuransi - prospek menjadi agen prudential - kekurangan prudential - kelebihan dan kekurangan asuransi jiwasraya - pengalaman agen jiwasraya - untung dan rugi kerja d asuransi - kekurangan menjadi agen prudential - kelemahan jadi agen prudential - kerugian menjadi agen prudential - Pengalaman agen asuransi jiwasraya - prospek agen prudential - Kejelekan jiwasraya - kelemahan jiwasraya - kelebihan dan kekurangan menjadi agen asuransi - kelemahan menjadi agen prudential - dikejar agen asuransi - kerugian jadi agen prudential - kelemahan seseorang yang bekerja di asuransi - Kelemahan prudential -
loading...
Dikejar Agen Asuransi | GOS | 4.5