Hendra Adriyasa, Pengusaha Action Figure Sukses

Berlatar belakang pendidikan desain seni rupa dari Universitas Trisakti, Jakarta, Hendra sangat akrab dengan berbagai bentuk dan gambar yang memiliki nilai seni tinggi.  Karena itu Hendra yang juga memiliki hobi mengoleksi berbagai tokoh yang ada di dalam film maupun cerita (action figure) ini pun mencoba membuat tokoh idolanya sendiri.

Dengan kemampuan yang dimilikinya tersebut di tahun 2009 Hendra bersama kedua rekannya Irwanto dan Ivonne Cecilia mencoba untuk mengikut sertakan beberapa action figure yang dimilikinya seperti Spiderman, Dragon Ball, Venom dan berbagai mainan lainnya dalam pameran mainan (Toys Fair) tahunan yang menampilkan berbagai macam mainan kreatif yang diadakan di Jakarta.

Tidak disangka, dengan desain mainan yang sangat mirip seperti tokoh aslinya membuat action figure statue yang dibuat Hendra banyak diminati oleh pengunjung pameran.  Animo pengunjung pameran sangat bagus dan dari situ mereka berpikir untuk menekuni usaha pembuatan action figure ini.

Dalam merintis usahanya tersebut, Hendra mengeluarkan modal sebesar Rp 5,1 juta yang digunakan untuk membeli peralatan seperti kompresor besar, kompresor pot, kompresor medium, paint brush, dan bahan baku seperti clay atau bahan yang berbentuk seperti lilin yang dapat dibentuk dan dapat mengeras, kawat sebagai rangka, resin dan lain sebagainya.  Setelah mengikuti pameran tersebut, Hendra bersama kedua orang rekannya mendapat banyak pesanan pembuatan action figure sehingga mereka pun terus menambah produksinya.

Berbagai bentuk action figure yang sangat mirip seperti tokoh aslinya mulai dari bentuk tubuh, warna hingga detail lekuk tubuhnya membuat produk yang dibuat Hendra banyak diminati oleh para pencinta action figure tanah air bahkan hingga ke luar negeri.  Dalam sebulan Hendra bisa menjual 6 action figure dengan omset sekitar Rp 10,2 juta.

Produk action figure yang dibuat Hendra, selain membuat action figure luar, Hendra saat ini lebih banyak membuat action figure lokal yang kebanyakan adalah tokoh pewayangan seperti Hanoman, Kurawa, Gatotkaca dan Armadilo yang menyerupai hewan trenggiling.  Diakui Hendra, action figure buatannya memiliki perbandingan atau berskala 1:6 atau 1:9 dari ukuran aslinya.

Selain membuat action figure kreasi sendiri, Hendra juga membuat prototype berdasarkan pesanan dari konsumen.  Seperti contoh prototype yang dipesan untuk pengantin dan terakhir ia juga menerima pesanan dari salah satu customer-nya figure statue berupa naga.

Harga yang ditawarkan untuk action figure buatan Hendra berkisar Rp 1,7 juta, sedangkan untuk pesanan dari konsumen sekitar Rp 2,5 juta. Harga ini sepadan dengan tingkat kesulitan dalam proses pembuatannya.


Kata kunci mesin pencari:

cara membuat action figure dari resin - cara membuat action figure sendiri - membuat action figure sendiri - cara membuat action figure dari clay - membuat action figure - cara buat action figure - jasa pembuatan action figure - pembuatan action figure - bahan untuk membuat action figure - bahan pembuatan action figure - cara bikin action figure - action figure buatan indonesia - bahan membuat action figure - pesan action figure sendiri - cara membuat action figur - membuat action figure dari resin - proses pembuatan action figure - usaha membuat action figure - action figure dari clay - cara pembuatan action figure -
loading...
Hendra Adriyasa, Pengusaha Action Figure Sukses | mamanmalmsteen | 4.5