Online Shopping “Bak Cendana di Musim Hujan”

Metode jual-beli yang konvensional tampaknya secara perlahan tapi pasti sudah mulai ditinggalkan. Hal ini dikarenakan multiplier effect yang ditimbulkan oleh globalisasi di bidang teknologi, khususnya dengan kemunculan internet di tengah-tengah masyarakat Indonesia, yang sedikit demi sedikit telah merubah paradigma masyarakat dalam aktivitas jual-beli yang konvensional menjadi jual-beli online (e-commerce).

“Sejak tahun 2000 sampai sekarang, perkembangan internet di Indonesia mencapai lebih dari 400%”, ujar Tifatul Sembiring saat menjadi pembicara dalam seminar Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk Indonesia 2012” di Aula Barat Institut Teknologi Bandung (ITB), Rabu (25/4) seperti dilansir oleh sebuah harian nasional. Dengan perkembangan internet yang luar biasa signifikan, secara otomatis user internet di negara ini pun semakin meningkat drastis.

Apalagi dengan tingkat kebutuhan yang berbeda satu dengan lainnya, Online Shopping muncul  sebagai sebuah potensi pasar yang sangat besar untuk digarap. Tak kurang puluhan situs online shopping berhasil memikat masyarakat Indonesia untuk melakukan transaksi jual-beli barang dan jasa secara online. Masyarakat Indonesia tentunya sudah tidak asing dengan situs Kaskus.us yang di dalamnya juga sering terjadi transaksi  jual-beli online. Namun demikian, dengan pangsa pasar yang masih sangat besar, muncul penantang-penantang baru situs jual-beli online.

Baru-baru ini, Tokobagus.Com berhasil menyabet  penghargaan Indonesia Brand Champion Award (IBCA) 2012  sebagai The Most Popular Online Shop Brand  di segmen Situs Niaga yang digelar MarkPlus Insight dan Marketeers Magazine. Tokobagus merupakan sebuah situs dimana perusahaan dan perorangan dapat menjual dan membeli produk maupun jasa. Saat ini Tokobagus.Com telah memiliki lebih dari 40 kategori barang dan jasa yang diperjualbelikan. Jumlah iklang barang dan jasa yang ada didominasi oleh produk-produk fashion, gadget, otomotif dan property.

Tokobagus.Com tidak menjadi single fighter di e-commerce Indonesia. Masih ada Rakuten, Blibli.com, dan Plasa.com yang juga bersaing untuk memperebutkan pasar jual-beli online di Indonesia. Rakuten sendiri merupakan Japan no.1 online-Mall di Indonesia yang berdiri sejak 27 Desember 2010, yang juga merupakan perusahaan join-venture antara Jepang dengan MNC group . Tak kurang telah memiliki 23 jenis kategori barang dan jasa yang diperjualbelikan. Kelebihan dari situs belanja online ini adalah juga menjual barang-barang buatan Jepang.

Blibli.com meskipun baru belakangan ini muncul, terus berbenah untuk merebut pangsa pasar yang telah dikuasai para pendahulunya. Salah satu group Djarum ini mengusung tagline “anytime,anywhere shopping!” untuk menunjukkan eksistensinya di e-commerce Indonesia. Penantang terbesar selanjutnya datang dari Plasa.com. Online store ini merupakan salah satu group perusahaan PT. Telkom yang baru-baru ini menjalin kerjasama dengan e-bay, yang juga situs jual-beli berskala internasional. Tentunya kesepakatan ini diambil oleh Telkom untuk menggarap pasar e-commerce Indonesia yang masih sangat besar.

Keberadaan online shopping di Indonesia yang bak cendawan di musim hujan menunjukkan betapa kebutuhan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan konsumsinya semakin meningkat. Apalagi situs-situs jual-beli online tersebut menawarkan beragam jenis barang dan jasa, dengan harga yang menarik, serta sistem pembayaran yang sangat efisien. Tak ayal, situs jual-beli online mampu  menarik dukungan dari institusi perbankan dalam mendukung mekanisme pembayaran.

Media penjualan online zaman ini harusnya dapat dimanfaatkan oleh pengusaha pemula yang sedang mengembangkan pemasaran produk usahanya. Apalagi pasar ini diyakini akan terus berkembang pesat seiring dengan perkembangan teknologi yang luar biasa cepat.

 


Kata kunci mesin pencari:

blibli - cendana beli di pasar - blibli online shop - lilin cendana beli di mana? -
loading...
Online Shopping “Bak Cendana di Musim Hujan” | GOS | 4.5