banner murah

pasang iklan murah

Prosedur Menjadi Seorang Eksportir


Ekspor dan impor suatu negara terjadi karena adanya manfaat yang diperoleh akibat transaksi perdagangan luar negeri. Perdagangan dapat juga memperbesar kapasitas konsumsi suatu negara serta membantu berbagai usaha untuk melakukan pembangunan dan meningkatkan peranan sektor yang mempunyai keunggulan komparatif karena efisiensi dalam faktor-faktor produksi. Ekspor berasal dari produksi dalam negeri dijual/dipakai oleh penduduk luar negeri, maka ekspor merupakan injeksi ke dalam aliran pendapatan seperti halnya investasi. Sedangkan impor merupakan kebocoran dari pendapatan, karena menimbulkan aliran modal ke luar negeri. Ekspor bersih yakni  ekspor dikurangi impor  (X-M) adalah jembatan yang menghubungkan antara pendapatan nasional dengan transaksi internasional.

Alasan mendesak mengapa suatu negara perlu menggalakan ekspor adalah untuk meningkatkan kekayaan negara yang berarti pula meningkatkan peningkatan pendapatan perkapita. Alasan lain perlunya peningkatan ekspor bagi negara kita karena negara kita terus mengadakan impor, sehingga negara memerlukan devisa untuk membayar impor yang dilakukannya.

Nah, kalau Anda ingin menjadi seorang eksportir, cermati prosedur di bawah ini:

  • Membuat penawaran produk yang akan dijual. Biasanya dengan mengirim contoh produk.
  • Setelah pembeli tertarik dengan, segera dibuat kontrak dagang. Isinya berupa perjanjian soal harga, cara pembayaran dan cara pengiriman.
  • Penerbitan LC (Letter of Credit). Untuk memudahkan transaksi, importir membuka LC di bank koresponden di negaranya. LC itu dikirimkan ke bank yang ditunjuk eksportir Indonesia. Selanjutnya bank akan memberitahu diterimanya LC kepada eksportir.
  • Mempersiapkan produk yang akan diekspor sesuai kontrak dan LC.
  • Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) ke bank devisa.
  • Memesan sarana transportasi ke perusahaan pelayaran atau penerbangan.
  • Pemeriksaan oleh Bea Cukai terhadap barang yang akan dikirim. Apabila PRB ditandatangani berarti barang siap untuk dikirim.
  • Setelah itu, barang bisa dimuat dan eksportir akan mendapat surat Barang Lolos (BL).
  • Bila barang dimuat, eksportir bisa mencairkan LC ke bank dengan menyerahkan BL, commercial invoice, packing list dan PEB.
  • Barang produksi Anda siap meluncur ke luar negeri.

Demikian cara-cara atau prosedur menjadi seorang eksportir atau ingin mengekspor produk yang dipesan seseorang/perusahaan.


Kata kunci mesin pencari:

cara menjadi eksportir (19), bisnis ekspor modal kecil (4), cara menjadi pengusaha ekspor impor (3), tata cara bisnis ekspor (2), cara bisnis ekspor impor (2), langkah-langkah menjadi eksportir (1), menjadi eksportir pemula (1), menjadi pengusaha ekspor impor tanpa modal (1), modal jadi eksportir (1), alasan menjadi exportir (1), 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

footer gelumbang