Roti “Unyil” Venus

Roti “Unyil” Venus

Kota Bogor tidak hanya dikenal sebagai kota hujan, dimana hujan turun hampir setiap harinya. Bisa dibayangkan betapa sejuknya kota ini. Siapa juga yang tidak kenal dengan Kebun Raya Bogor? Kebun yang kaya akan keanekaragaman tumbuh-tumbuhan khas Indonesia. Dan bahkan kota ini juga disebut-sebut sebagai Kota Seribu Angkot, karena banyaknya armada angkot yang melayani berbagai jurusan di kota ini.ida

Tapi, bila kita berkunjung ke kota ini, kurang afdol jika kita tidak membeli buah tangan yang memiliki cita ras khas yang berbeda dari jenis oleh-oleh yang lain. Dialah Hendra Saputra, yang juga merupakan putera daerah , yang memang sebelumnya memiliki profesi sebagai pembuat roti di salah satu perusahaan bakery berhasil menemukan formula khusus untuk membuat roti yang pas di lidah penikmatnya.

Dari hasil olahan tangannya terciptalah Roti Unyil. Nama “Unyil” muncul begitu saja dari sebutan para pembelinya. Mungkin karena bentuknya yang memang memiliki ukuran lebih kecil dibandingkan dengan roti-roti lain yang dijual di pasaran. Dengan sebutan itu, Hendra pun tak ragu menyebut roti buatannya dengan Roti “Unyil”. Rasanya yang lezat, bentuknya yang mungil serta dengan aneka ragam rasa yang berbeda membuat banyak orang tertarik untuk membelinya.

Sejarah roti “Unyil”-nya ini datang dari rasa penasaran dari Hendra untuk membuat roti yang disukai oleh banyak orang. Maka dimulailah survey kecil-kecilan yang dilakukan oleh Hendra. Ia pergi ke sana ke mari mencoba berbagai jenis roti yang ditemuinya. Ditambah dengan pengalamannya sebagai pembuat roti, Beliau tahu benar cara membuat roti yang benar, bagaimana pembakarannya, serta membuat rasa roti yang paling enak. Setelah modal hasil tabungannya selama ini, Hendra pun memberanikan diri untuk membangun usaha roti di rumahnya pada tahun 1992.

Hendra memiliki keyakinan yang besar akan usahanya ini, apalagi Ia melihat bahwa belum banyak pengusaha di Kota Bogor yang terjun di bidang usaha pembuatan roti. Modal yang dibutuhkannya tidak terlalu besar, karena Ia juga mendapat fasilitas pinjaman dari bank untuk membeli ruko serta untuk biaya operasional. Ia mengungkapkan bahwa rotinya berbeda dengan roti kebanyakan. Keistimewaannya adalah roti yang Ia buat tidak menggunakan bahan pengawet dan bahan pengempuk. Adapun bahan-bahan yang Ia gunakan berasal dari lokal maupun luar sesuai kebutuhan.

Dalam sehari, Ia mampu memproduksi 3000 roti unyil dengan didukung dengan 20 orang karyawan. Proses membuat bahan mentah hingga menjadi bahan jadi memakan waktu hingga 4 jam. Hal ini tentunya membutuhkan kerja keras dan ketrampilan yang mumpuni. Belakangan muncul roti-roti unyil yang baru, mungkin karena melihat kesuksesan Hendra. Oleh karena itu untuk membedakan roti unyilnya dengan roti-roti unyil yang lain, Hendra menamai rotinya, Roti “Unyil” Venus. Berkat kerja keras dan ketekunannya, Roti “Unyil” Venus asal Bogor ini banyak diminati oleh masyarakat yang tidak hanya tinggal di daerah Bogor, tetapi juga daerah lain bahkan sampai ke luar negeri.

 

 

          


Kata kunci mesin pencari:

cara jadi reseller roti unyil venus - bisnis roti unyil - roti unyil venus - usaha roti unyil - PELUANG USAHA ROTI UNYIL - waralaba roti unyil venus - sejarah roti unyil - franchise roti unyil venus - franchise roti unyil venus bogor - cara franchise roti unyil venus - franchise roti unyil - reseller roti unyil venus - cara menjadi agen roti unyil venus bogor - reseller roti unyil - peluang usaha roti unyil venus - waralaba roti unyil - Usaha membuat roti unyil - mitra kerja roti unyil venus bogor - reseller roti venus - biografi pengusaha toko kue unyil -
loading...
Roti “Unyil” Venus | GOS | 4.5