Usaha Rumahan Ibu Rumah Tangga; Bagaimana Bekerja Dengan Anak Anda?

Salah satu kunci sukses dalam menjalankan usaha rumahan ibu rumah tangga adalah berkomunikasi dengan keluarga. Utamanya untuk meminta waktu demi mengerjakan tugas Anda berkaitan dengan usaha rumahan yang Anda jalankan.

usaha rumahan ibu rumah tangga

Sayangnya tidak setiap saat, kondisi ideal bisa Anda harapkan. Pada satu dua kesempatan, atau malah lebih Anda “terpaksa” untuk bekerja dengan anak Anda bermain disisi Anda bersama puzzlenya, mewarnai atau malah bermain dengan kereta-keretaannya.

Mungkin memang artikel saya kali ini menembak langsung pada para Mompreneur  yang harus berperan ganda untuk berkomitmen sebagai ibu rumah tangga dan sebagai pelaku usaha. Ketika komitmen dari kedua hal ini bersinggungan, Anda jadi bingung kan harus bagaimana?

Ketika dari awal seseorang mengambil keputusan menjalanan usaha rumahan ibu rumah tangga AKA mompreneur,Anda harus menyadari resiko dari dua komitmen yang Anda ambil. Jadi ketika keduanya harus bersinggungan, Anda bisa mencoba beberapa tips yang saya dapatkan dari sebuah web Amerika pemerhati Mompreneur Apartmenttherapy.com.

  1. Cari waktu dimana anak Anda sibuk
    Adakalanya anak punya waktu untuk bermain dengan teman-teman mereka diluar, atau asik dengan kartun Upin Ipin. Bisa juga malah sibuah hati sedang tidur siang, pergi kursus ngaji atau apapun yang mengalihkan dia dari Anda. Saat-saat seperti ini akan sangat efektif untuk Anda bekerja. Jadi rencanakan jadwal Anda dan sesuaikan dengan jadwl buah hati Anda.
  2. Jika terpaksa, enjoy saja
    Ketika tidak ada pilihan lain dan Anda harus bekerja sembari ada asisten kecil Anda disisi, nikmati saja. Ini adalah sebuah situasi yang akan membuat Anda tersenyum beberapa tahun kedepan. Menertawakan situasi yang ribet ini.Kadang kala Anda malah bisa melibatkan asisten kecil Anda untuk membantu jika memungkinkan. Kadang kala mereka bisa lho sekedar mengambil kertas, buku atau memegangi peralatan Anda.  Dengan sikap enjoy Anda hampir tidak akan terganggu dengan tugas Anda.
  3. Sediakan MOM TIME
    Ketika Anda pada akhirnya menutup laptop Anda, kemudian asik becengkerama dengan buah hati beberapa saat. Membacakannya cerita atau sekedar mengajaknya tertawa lepas. Anak Anda akan merasa puas dan memiliki lebih banyak toleransi ketika ibu mereka kembali sibuk dibalik laptop. Bila Anda habiskan waktu Anda dengan bekerja dan mengabaikan mereka, malah lama-lama mereka akan tidak kooperatif, mereka menuntut ibu mereka kembali.
  4. Cari seorang pengasuh atau setidaknya asisten rumah tangga
    Ketika seorang ibu memutuskan untuk menjalankan usaha rumahan ibu rumah tangga, sebenarnya tujuannya karena ingin mengasuh sendiri buah hati. Tapi kadangkala kehadiran pengasuh tetap Anda perlukan. Setidaknya bisa mengurangi kepadatan Anda setiap harinya. Anda bisa memakai jasa pengasuh atau asisten rumah tangga secara paruh waktu. Dengan begini Anda tetap memiliki peran besar sebagai ibu ketika pengasuh anak  Anda sudah pulang.
  5. Jangan memaksakan diri
    Setiap pekerjaan atau usaha sudah pasti Anda target yang menyertai, baik itu target harian atau bulanan. Tapi adakalanya situasi dirumah sama sekali tidak mendukung. Anak Anda rewel, situasi rumah kacau dan buntutnya target harian Anda meleset. Jangan menekan diri Anda terlalu jauh, target Anda tidak tercapai hari ini? Santai saja, ketika Anda bersikap santai justru akan mampu menumbuhkan fokus lebih baik untuk keesokan harinya.

Sederhana kan tips menjalankan usaha rumahan ibu rumah tangga. Komitmen adalah sebuah janji, jadi Anda perlu menjalankan janji Anda, apapun yang terjadi. Semoga tips-tips ini menjadi masukan bagi Anda menjalankan usaha rumahan ibu rumah tangga.


Kata kunci mesin pencari:

kerja sampingan tapi bisa mengasuh buah hati - perlukan asisten rumah tangga untuk mompreneur - Upin Ipin bermain rumah-rumahan -
loading...
Usaha Rumahan Ibu Rumah Tangga; Bagaimana Bekerja Dengan Anak Anda? | LadyNoel | 4.5