Usaha UMKM Yang Sedang Berkembang Di Kebumen

Peci atau disebut juga dengan songkok/kopiah merupakan salah satu produk yang berkembang pesat di Kabupaten Kebumen. Sejak puluhan tahun lalu Kabupaten Kebumen sudah terkenal sebagai penghasil peci, dengan pusat produksi berada di Desa Bandung, Kecamatan Kebumen. Sekitar 150 keluarga dari total 700 keluarga menjadi pengrajin songkok/peci. Mereka terdiri atas pengrajin kecil, sedang hingga pengrajin yang besar. Kategori pengrajin besar dan sedang berjumlah tidak lebih dari 70 pengrajin. Selebihnya merupakan pengrajin kecil yang biasanya menyetorkan produk peci buatanya ke pengrajin sedang dan besar, maupun secara langsung di pasar. Sebagian lain mereka menjadi pengrajin tas, topi, kopyah haji, dan seragam sekolah. Produk dari pengrajin kecil, biasanya dibeli dengan harga Rp. 100 ribu – Rp. 200 ribu per kodi.

Salah satu pemilik usaha pembuatan songkok yang sudah cukup dikenal adalah  H. Kharir Siregar yang beralamat di Desa Bandung Kebumen. Pria Kelahiran Kebumen ini menjelaskan bahwa rata-rata dalam sehari tiap pengrajin mampu menghasilkan 7 kodi peci atau sebanyak 140 buah produk peci. Sehingga dalam sebulan  kapasitas produksi peci di desa Bandung mencapai 546.000 buah produk.

Tiap pelaku usaha sedang maupun besar, dibantu oleh sedikitnya oleh 20 orang karyawan dengan sistem upah borongan dengan jumlah gaji yang diterima setiap bulan setara dengan upah minimum  regional Kebumen, sebesar Rp. 770 ribu.

Adapun produk yang dihasilkan Desa Bandung tersebut antara lain model Semok, Bordir, Polosan dan AC, Pita dan Susun. Harga yang ditawarkan juga cukup bervariasi mulai dari Rp. 150 ribu – Rp. 400 ribu per kodi. Harga tersebut sudah mencakup kemasan kotak lengkap dengan merek Peci yang beragam seperti Abbas, Mata Berlian, Al Falah, President, Kota Santri, Ali Jufr, Kitab Suci Super, dan Dinamor.

Pemasaran peci tidak hanya di Kebumen dan Jawa Tengah saja, melainkan hingga ke seluruh wilayah Indonesia. Bahkan beberapa pengrajin peci lain seperti Kharir juga menjadi pemasuk kopiah haji ke negara luar seperti Arab Saudi.

Menurut Kharir, persaingan produk peci di Indonesia cukup ketat. Selain bersaing dengan kabupaten lain, kini produk China sudah membanjiri pasar. Gresik dan Surabaya, merupakan wilayah penghasil peci yang kini menjadi pesaing utama Kebumen. Dilihat dari persaingan tersebut, produk peci buatan Kebumen mampu mengalahkan produk lain karena harganya yang sangat terjangkau. Bahkan untuk satu kodi peci Kebumen harganya bisa 3x jauh lebih di bawah harga pasar.

Para pengrajin sedang dan besar biasanya memasarkan melalui agen maupun reseller yang banyak terdapat di kota-kota besar. Saat ini masih banyak peluang untuk menjadi agen maupun reseller dengan minimal pembelian sebanyak 10 kodi.

Konsumen produk peci Kebumen bisa menghubungi langsung para pengrajin baik melalui telepon maupun mendatangi sejumlah pengrajin di Desa Bandung, Kebumen. Sistem pembayaran dilakukan secara tunai dan biaya pengiriman sepenuhnya ditanggung oleh pembeli.


Kata kunci mesin pencari:

peluang usaha di kebumen - peluang usaha kebumen - bisnis di kebumen - peluang bisnis di kebumen - usaha di kebumen - peluang bisnis kebumen - bisnis kebumen - Peluang usaha dikebumen - UKM kebumen - ukm di kebumen - peluang usaha di kabupaten kebumen - usaha dikebumen - usaha kebumen - potensi usaha di kebumen - peluang usaha di kebumen jateng - peluang usaha daerah kebumen - pengrajin peci kebumen - umkm kebumen - peluang usaha peci - bisnis yang cocok di kebumen -
loading...
Usaha UMKM Yang Sedang Berkembang Di Kebumen | mamanmalmsteen | 4.5