Bursa

Net buy asing capai Rp 27 miliar, IHSG msih melemah 0,21% ke 6.037 di sesi I hari ini

[ad_1] DANAUSAHA.NET -  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif dan akhirnya melemah pada perdagangan sesi I hari ini. Kamis (15/4) hingga pukul 11.30 WIB, IHSG melemah 12,55 poin atau 0,21% ke 6.037,73. Investor asing mencatat net buy Rp 27,8 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) Rp 45 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (PTBA) Rp 37,4 miliar dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 36 miliar. Sementara itu, saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) Rp 37,9 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 16,5 miliar dan PT Bank Jago Tbk (ARTO) Rp 13,1 miliar. Baca Juga: IHSG dibuka menguat ke 6.062 pada pagi ini (15/4), as...

Read More
Bursa

Net buy asing capai Rp 35 miliar, IHSG menguat 0,2% ke 6.062 pada pagi ini (15/4)

[ad_1] DANAUSAHA.NET -  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat pada awal perdagangan hari ini. Kamis (15/4) pukul 9.15 WIB, IHSG naik 11,81 poin atau 0,20% ke 6.062,08. Investor asing mencatat beli bersih atau net buy Rp 35,89 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 25,6 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 12,4 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 10,3 miliar.  Sedangkan saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Astra International Tbk (ASII) Rp 12,4 miliar, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Rp 5,7 miliar dan PT Bank Jago Tbk (ARTO) Rp 4,9 miliar.  Baca Juga: Bursa segara dibuka, simak rekomendasi saham yang manarik dikoleksi Kamis (15/4) To...

Read More
Bursa

Ramayana Lestari Sentosa (RALS) bukukan rugi bersih Rp 138,87 miliar sepanjang 2020

[ad_1] DANAUSAHA.NET - JAKARTA. PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) mencatatkan penurunan kinerja sepanjang 2020. Perusahaan retail ini mencatatkan rugi bersih sebesar Rp 138,87 miliar. Berdasarkan laporan keuangan yang diumumkan di keterbukaan informasi, Rabu (14/4), RALS meraup pendapatan sebesar Rp 2,57 triliun pada tahun lalu. Realisasi ini turun 54,02% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp 5,59 triliun. Adapun penjualan barang beli putus menjadi kontributor pemasukan sebesar Rp 2,06 triliun. Kemudian, komisi penjualan konsinyasi berkontribusi sebesar Rp 466,26 miliar. Seiring dengan penurunan pendapatan, beban pokok penjualan RALS juga turun menjadi Rp 1,45 triliun dari sebelumnya Rp 3,1 triliun. Dengan begitu, laba kotor RALS tercatat sebesar Rp 1,07 triliun atau t...

Read More
Bursa

Waskita Karya (WSKT) kembali divestasi dua ruas tolnya, ini rekomendasi analis

[ad_1] DANAUSAHA.NET - JAKARTA. PT Waskita Karya Tbk (WSKT) melalui Waskita Toll Road (WTR) mendivestasi dua ruas tol miliknya kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Dua ruas tol tersebut adalah 0% saham milik WTR di ruas Tol Semarang–Batang (JSB) dan 34,99% saham milik WTR di Cinere–Serpong (CSJ).  Divestasi ini dilakukan dalam dua transaksi yaitu konversi saham (share swap) dan divestasi dengan pembayaran tunai. Dalam konversi saham tersebut, SMI memiliki saham di WTR sebanyak 10,62%. Dari jumlah kepemilikan tersebut, nilai transaksi konversi sebesar Rp 2,69 triliun.  Nilai transaksi konversi saham sebanyak 10,62% tersebut dilakukan dalam dua tahap. Pertama, sebanyak 6,12% atau setara Rp 1,55 triliun dilakukan untuk mengambil alih kepemilikan saham WTR di Semarang-Batang seb...

Read More
Bursa

Pefindo merevisi outlook Barito Pacific (BRPT) dari negatif menjadi stabil

[ad_1] DANAUSAHA.NET - JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan kembali peringkat idA untuk PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dan Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific. Pefindo juga merevisi prospek untuk peringkat BRPT menjadi stabil dari negatif. Outlook ini mencerminkan pandangan Pefindo atas membaiknya posisi likuiditas BRPT dalam jangka pendek sampai menengah, seiring dengan potensi arus kas masuk berupa dividen dari anak-anak perusahaan di sektor energi dari aset Salak dan Darajat selain aset Wayang Windu yang telah membagikan dividen sejak tahun 2019. Aset Salak dan Darajat, anak-anak perusahaan Star Energy, telah menerbitkan obligasi sebesar US$ 1,11 miliar di bulan Oktober 2020 untuk melunasi lebih cepat pinjaman sindikasi yang sebelumnya membatasi distribu...

Read More
Bursa

Investor hati-hati, pergerakan bursa Asia bervariasi pada pagi ini (12/4)

[ad_1] DANAUSAHA.NET -  JAKARTA. Pergerakan bursa Asia bervariasi pada awal perdagangan hari ini. Hal tresebut terjadi karena investor bersikap hati-hati lantaran masih menanti data ekonomi Amerika Serikat (AS). Senin (12/4), pukul 08.21 WIB, indeks Nikkei 225 melemah tipis 0,02% ke 29.761,63. Berbeda, indeks Hang Seng dibuka menguat 0,32% ke 28.791,97.  Hal yang sama terjadi pada indeks Kospi yang naik 0.32% ke 3.141,87. Sedangkan indeks ASX 200 malah turun 0,19% ke 6.981,60. Sedangkan, indeks Straits Times turun 0,18% ke 3.178,89. Dan indeks FTSE Malaysia juga melemah 0,36% ke 1.606,48.  Asal tahu saja, saat ini iInvestor masih menanti data ekonomi dari AS yang mendukung pemulihan ekonomi. Pekan ini, AS akan merilis data inflasi dan penjualan ritel. Selain itu, pasar juga mena...

Read More
Bursa

Simak rekomendasi Binaartha Sekuritas terhadap pergerakan IHSG Senin (12/4)

[ad_1] DANAUSAHA.NET - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi wajar 0,02% di level 6.070,21 pada perdagangan Jumat (9/4). Analis Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama memprediksi IHSG akan bergerak menguat pada perdagangan Senin (12/4). Berdasarkan rasio fibonacci, adapun support maupun resistance maksimum berada pada 6.027,60 hingga 6.114,21. Berdasarkan indikator, kata Nafan, MACD masih menunjukkan sinyal negatif. Meskipun demikian, Stochastic dan RSI berada di area netral. “Di sisi lain, masih terlihat adanya pola three advancing soldiers candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat kedepannya,” ujarnya dalam riset, Jumat (9/4). Baca Juga: Tingkat kunjunga...

Read More
Bursa

PGN (PGAS) berbalik merugi pada tahun lalu

[ad_1] DANAUSAHA.NET - JAKARTA. Kinerja PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) mengalami tekanan sepanjang tahun 2020. Emiten pelat merah ini membukukan kerugian bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai US$ 264,77 juta. Realisasi ini berbanding terbalik dari bottomline PGAS pada 2019 yang membukukan laba bersih US$ 67,58 juta. Penurunan laba bersih ini seiring dengan penurunan pendapatan emiten yang juga dikenal dengan nama PGN ini. PGAS membukukan pendapatan senilai US$ 2,88 miliar, menurun 25,02% dari realisasi pendapatan tahun 2019 yang mencapai US$ 3,85 miliar. Secara rinci, pendapatan PGAS didominasi oleh segmen  niaga gas, baik dari pihak berelasi maupun pihak ketiga, masing-masing US$ 799,34 juta dan US$ 1,5 miliar.  Baca Juga: Imago Mulia Persada (LFLO) ...

Read More
Bursa

Volume transaksi harian di bursa naik 16,15% dalam sepekan

[ad_1] DANAUSAHA.NET -  JAKARTA. Memasuki minggu ke-2 April 2021, yaitu selama periode 5-9 April 2021, Bursa Efek Indonesia mencatatkan data yang mayoritas bergerak positif. Peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata volume transaksi harian Bursa sebesar 16,15% menjadi 15,907 miliar saham dari 13,695 miliar saham pada pekan sebelumnya. Kemudian, peningkatan diikuti oleh rata-rata frekuensi harian sebesar 4,40% menjadi 1.047.771 kali transaksi dari pekan yang lalu sebanyak 1.003.634 kali transaksi. Kapitalisasi pasar selama sepekan turut meningkat 1,02% menjadi Rp 7.174,001 triliun dari Rp 7.101,430 triliun pada penutupan pekan lalu. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan juga naik 0,98% ke level 6.070,209 dari 6.011,456 pada pekan sebelumnya.  "Sedangkan rata-rata nil...

Read More
Bursa

Asing banyak menjual saham-saham ini pada perdagangan Jumat (9/4)

[ad_1] DANAUSAHA.NET - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis pada perdagangan akhir pekan ini. Mengutip data RTI, Jumat (9/4), IHSG melemah 0,02% atau 1,51 poin ke level 6.070,20. Sepanjang perdagangan IHSG bergerak dari rentang 6.070,20-6.113,15. Namun dalam sepekan ini IHSG masih menguat 0,98%. Tujuh dari 10 sektor melemah. Sektor tambang, industri dasar, konstruksi dan manufaktur turun paling dalam menekan IHSG. Hanya tiga sektor yang berada di zona hijau yakni keuangan, perdagangan dan barang-barang konsumsi. Total volume perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari Jumat mencapai 19,98 miliar dengan nilai transaksi Rp 11,05 triliun. Ada 266 saham yang turun, 212 saham yang naik dan 165 saham yang nilainya tidak berubah. Baca Juga: IHSG men...

Read More