Investasi

Tiga indeks utama Wall Street turun di awal perdagangan Senin (12/4)

ILUSTRASI. Wall Street turun di awal perdagangan pekan ini. Tiga indeks utama Wall Street kompak melemah. Reporter: Achmad Jatnika | Editor: Wahyu T.Rahmawati DANAUSAHA.NET - JAKARTA. Wall Street turun di awal perdagangan pekan ini. Tiga indeks utama Wall Street kompak melemah.  Senin (12/4) pukul 21.50 WIB, Dow Jones Industrial Average melemah 0,27% ke 33.710. Indeks S&P 500 turun 0,23% ke 4.119. Sedangkan Nasdaq Composite melemah 0,64% ke 13.811. S&P 500 dan Dow Jones dibuka lebih rendah pada hari Senin setelah ditutup pada level rekor di sesi sebelumnya. Investor bersiap-siap untuk memulai musim pendapatan dan laporan inflasi utama minggu ini. Penurunan yield US Treasury tenor 10-tahun dari tertinggi 14-bulan pada bulan April ini meredakan kekhawatiran tentang biaya pin...

Read More
Investasi

Pefindo revisi outlook Barito Pacific (BRPT) dari negatif menjadi stabil

ILUSTRASI. Pefindo revisi outlook Barito Pacific (BRPT) dari negatif menjadi stabil. Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli DANAUSAHA.NET - JAKARTA. Pefindo merevisi outlook Barito Pacific (BRPT) dari negatif menjadi stabil. Revisi ini mencerminkan membaiknya posisi likuiditas BRPT dalam jangka pendek sampai menengah, seiring dengan potensi arus kas masuk berupa dividen dari anak-anak perusahaan di sektor energi dari aset Salak dan Darajat selain aset Wayang Windu yang telah membagikan dividen sejak tahun 2019.  Aset Salak dan Darajat, anak-anak perusahaan Star Energy, telah menerbitkan obligasi sebesar US$ 1,11 miliar di bulan Oktober 2020 untuk melunasi lebih cepat pinjaman sindikasi yang sebelumnya membatasi distribusi dividen ke BRPT.  Pada Desember 2020, BRPT menerim...

Read More
Investasi

Kurs rupiah mendekati Rp 14.600 per dolar AS, ini penyebabnya

ILUSTRASI. Kurs rupiah spot melemah 0,21% ke level Rp 14.595 per dolar Amerika Serikat (AS). Reporter: Achmad Jatnika | Editor: Wahyu T.Rahmawati DANAUSAHA.NET - JAKARTA. Nilai tukar rupiah melemah hingga penutupan perdagangan Senin (12/4). Kurs rupiah spot melemah 0,21% ke level Rp 14.595 per dolar Amerika Serikat (AS) dari Rp 14.565 per dolar AS. Sedangkan untuk kurs tengah Bank Indonesia (BI), rupiah sudah berada di level Rp 14.631 per dolar AS, atau melemah 0,35% dari angka Rp 14.580 per dolar AS. Ekonom Samuel Sekuritas Ahmad Mikail mengatakan bahwa efek global dan saham regional di beberapa negara seperti Jepang, China, dan Hong Kong terkoreksi. “Ini sepertinya ada capital outflow. Beritanya bukan berita domestik, tapi karena global,” kata Ahmad. Dia menambahkan bahwa data con...

Read More
Investasi

Beberapa emiten punya rencana terbitkan obligasi, begini solvabilitasnya

ILUSTRASI. Obligasi.  Reporter: Benedicta Prima | Editor: Tendi Mahadi DANAUSAHA.NET - JAKARTA. Dua emiten pada hari ini, Senin (12/4) telah menyelesaikan masa penawaran obligasi. Kedua emiten tersebut adalah PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) dan PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD). TPIA menawarkan Obligasi Berkelanjutan III Tahap III Tahun 2021 senilai Rp 1 triliun. Sedangkan WOOD menawarkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2021 senilai Rp 450 miliar dan Sukuk Mudhabarah Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2021 senilai Rp 150 miliar.  Selain itu, Kontan mencatat beberapa emiten yang terlihat memiliki rencana untuk menerbitkan surat utang yaitu PT PP Tbk (PTPP) senilai Rp 2 triliun, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) senilai US$ 500 juta atau setara Rp 7 triliun dan PT Gajah T...

Read More
Investasi

Usai IPO, Triputra Agro Persada (TAPG) berencana bangun pabrik anyar

ILUSTRASI. Pencatatan perdana saham PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG). Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Tendi Mahadi DANAUSAHA.NET - JAKARTA. Setelah melaksanakan atau Initial Public Offering (IPO), PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) langsung tancap gas untuk menjalankan ekspansi usahanya. Sekretaris Perusahaan TAPG, Joni Tjeng menjelaskan perseroan ini berencana untuk membangun dua Pabrik Kelapa Sawit (PKS) baru dan 1 pabrik Palm Kernel Oil (PKO) bersamaan dengan biogas plant. Pembangunan pabrik tersebut seiring bertambahnya umur tanaman, sehingga produksi Crude Palm Oil (CPO) dan Palm Kernel (PK) akan terus meningkat. Selain itu, TAPG tengah mengkaji untuk membangun Bio-CNG Plant sebagai bentuk komitmen perusahaan ini untuk mengurangi emisi Gas Rumah Kaca. Lebih rincinya, T...

Read More
Investasi

Pendapatan dan laba Tjiwi Kimia (TKIM) turun di tahun 2020

ILUSTRASI. Tjiwi Kimia (TKIM) membukukan pendapatan senilai US$ 866,45 juta pada tahun lalu, turun 17,25% ketimbang tahun sebelumnya. Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Wahyu T.Rahmawati DANAUSAHA.NET - JAKARTA. Kinerja PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) tertekan sepanjang tahun 2020. Emiten pulp and paper ini membukukan penurunan pendapatan dan laba bersih. TKIM membukukan pendapatan senilai US$ 866,45 juta. Realisasi ini menurun 17,25% dari realisasi pendapatan bersih di periode 2019 yang mencapai US$ 1,04 miliar. Secara rinci, berdasarkan jenis barang, pendapatan TKIM tahun lalu didominasi oleh penjualan kertas budaya (cultural paper) senilai US$ 644,46 juta (-28,82% yoy) dan penjualan kertas industri dan lainnya senilai US$ 221,99 juta atau naik 56,7% yoy. Meski demikian...

Read More
Investasi

Bumi Resources (BUMI) cicil utang tranche A sebesar US$ 6,9 juta

ILUSTRASI. Dileep Srivastava Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Herlina Kartika Dewi DANAUSAHA.NET - JAKARTA. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menyatakan telah memproses pembayaran cicilan utang ke-13 sebesar US$ 6,9 juta atau setara Rp 100,6 miliar yang mewakili bunga pinjaman untuk Tranche A. Pembayaran ini dilakukan pada pada Senin (12/4). Sekretaris Perusahaan Bumi Resources Dileep Srivastava mengatakan, dengan dilakukannya pembayaran triwulanan ke-13 hari ini, saat ini BUMI telah membayar keseluruhan sebesar US$ 341,7 juta secara tunai. Jumlah ini terdiri atas pokok Tranche A sebesar US$195,8 juta dan bunga sebesar US$145,9 juta, termasuk bunga akrual dan bunga yang belum dibayar (back interest). “Pembayaran berikutnya atas Tranche A akan jatuh tempo pada Juli 2021,” terang Dilee...

Read More
Investasi

Prospek batubara membaik, begini rencana bisnis Harum Energy (HRUM) pada tahun ini

ILUSTRASI. pt Harum Energy energi tbk HRUM Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Tendi Mahadi DANAUSAHA.NET - JAKARTA. Pandemi Covid-19 turut menekan kinerja PT Harum Energy Tbk (HRUM) sepanjang tahun lalu. Emiten pertambangan ini mencatatkan penjualan 2,8 juta ton batubara sepanjang 2020. Capaian ini menurun 32% dari realisasi penjualan tahun 2019 yang mencapai 4,1 juta ton. Direktur Utama Harum Energy Ray Antonio Gunara menyebut, Perseroan berencana untuk meningkatkan produksi batubaranya di tahun ini untuk mengambil manfaat dari pulihnya kembali harga batubara sejak akhir tahun lalu. “Perseroan secara konsisten memprioritaskan perolehan marjin operasinya dengan memperhatikan keseimbangan tingkat produksi dengan biaya produksi dan keberlanjutan produksi batubara dalam jangka panjan...

Read More
Investasi

Bumi Resources (BUMI) kembali bayar bunga utang US$ 6,9 juta

ILUSTRASI. Bumi Resources (BUMI) kembali membayar bunga pinjaman senilai US$ 6,9 juta. Reporter: Khomarul Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat DANAUSAHA.NET - JAKARTA. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) telah memproses pembayaran bunga ke-13 senilai US$ 6,9 juta pada 12 April 2021. Bunga tersebut yang mewakili bunga pinjaman untuk Tranche A. Dengan dilakukannya pembayaran bunga ke-12 ini, BUMI saat ini telah membayar pinjaman senilai US$ 341,7 juta secara tunai (cash), terdiri atas pokok Tranche A sebesar US$ 195,8 juta dan bunga sebanyak US$ 145,9 juta, termasuk bunga akrual dan bunga yang belum dibayar (back interest). Pembayaran bunga berikutnya atas Tranche A akan jatuh tempo pada Juli 2021. Baca Juga: Sejumlah produsen batubara melirik bisnis PLTS "Kupon PIK dari tanggal 11 April 20...

Read More
Investasi

Meski kinerja tertekan, Pakuwon Jati (PWON) mulai perlihatkan pemulihan di kuartal I

ILUSTRASI. Pakuwon Jati (PWON) menggenggam pendapatan pra-penjualan sebesar Rp 427 miliar di kuartal pertama 2021. Reporter: Benedicta Prima | Editor: Wahyu T.Rahmawati DANAUSAHA.NET - JAKARTA. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) mencatatkan penurunan kinerja di tahun 2020. Sepanjang 2020 PWON membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 3,98 triliun. Emiten properti swasta ini juga bisa mengantongi laba bersih Rp 929,92 miliar. Jumlah tersebut susut masing-masing pendapatan 44,72% secara tahunan (yoy) dan laba bersih 65,13% yoy.   Analis NH Korindo Sekuritas Ajeng Kartika Hapsari menjelaskan pendapatan dan laba bersih yang dicatatkan PWON masing-masing 10% dan 15% lebih rendah dari estimasinya. Hal tersebut sejalan dengan estimasi NH Korindo bahwa dampak dari work from home (WFH) pada tahun lalu be...

Read More